79
dapat tau adalah tidoer sedap dengan terboengkoes aen panas, poetra SALADIN jang baroe oemoer 8 tahon dan jang belon tau dia ada radja moeda, lagi tiada tau bahaija dari pangkatnja itoe.
Komedian ZORA BEY pergi pada sebela roema itoe dimana ada pintoenja, tetapi dia tiada tau apa ada laen orang didalan itoe roema , maka dia ketok pintoe itoe tiada diboeka hanja mendapat tiada terkontji, demikianlah dia masoek sadja dalam roema itoe sampe datang pada pintoe kamar dimana ada tampat tidoer, djoega poen pintoe ini sasoedanja ditolak sedikit kadapatan tiada terkontji , bagitoelah Zora Bey lantas ada didalam kamar itoe dimana poetra ketjil lagi tidoer poelas ; komedian dia datang lebi dekat dan memandang anak itoe jang lagi tidoer, maka dia berpikir lama-lama sampe dapat dalam ingatannja satoe poetoesan jang boleh ladjoe.
Maka bagitoelah dia angkat SALADIN jang ada terboengkoes dalam kaen panas lantas kempit anak itoe dengan salimoetnja sahingga dia djadi kaget bangoen dan bertariak sakoeat- koeatnja.
,,Diam! " berkata ZORA BEY kapada anak itoe dengan sɔeara perlahan ,,djangan bermoenji lagi, djikalau angkau mau hidoep ."
,,Kasianlah akoe! dimana angkau mau bawa akoe? siapatah angkau ini?" berkata anak itoe dengan soeara perlahan djoega.