Lompat ke isi

Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/74

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

67

tjoekoer bernama SELIMAN, dan ampat gigi nabi itoe jang tatkala dia berperang di Bedir, dipoekoel kasi kaloear dengan satoe kampak; sahinga boenjinja hikajat orang Islam pada koetika itoe adalah lebi dari 3000 melaikat dibawa parenta Djibrael berperang dengan tiada kaliatan pada sebela nabi MOHAMAD.
Pada tatkala ABDOEL Aziz oedsa berasa lelah maka dia pergi berenti atas satoe divan karadjaän dalam satoe kamar sendiri, dan tiada satoe orang jang brani masoek kadalamnja itoe dimana Soeltan ada berenti, melainkan RASIM PACHA jang soeda branikan dirinja akan masoek disitoe karna dia itoe hendak memaloemkan kapada Soeltan sawatoe kabar jang besar adanja.
Dia itoe berkata ,,Baginda! angkau ada dalam bahaija, akoe rasa jang ada babrapa orang soeda sapakat akan berboeat djahat kapadamoe."
Demikianlah Soeltan bertanja: ,, Bagimana angkau boleh dapat tau?"
RASIM PACHA menjaoet: ,,Akoe liat orang bisik-bisik dengan djaga-djagamoe dan akoe poenja hati djoega tiada enak."
Maka Soeltan poen djoega djadi tiada enak hati, sebab itoe dia kaloear mau poelang, tetapi satelah Soeltan datang di loear dia meliat MOHAMAD BEY lagi mau parenta sawatoe apa- apa kapada SADI jang berdjaga di pintoe.