Lompat ke isi

Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/58

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

51

sampe itoe penjaoetan datang, tetapi dari perboeatanmoe jang soeda kalitan dari angkau poenja kabranian akan menoeloeng orang dalam bahaija kamatian nanti djoega menghiaskan dirimoe ", berkata toeanpoetri sambil bangoen berdiri serta tjaboet dari djarinja satoe tjintjin amas permata intan brilian besar,,,ambil ini seperti balas kasian! Barangkali angkau kangan kapada poetri ROCHANA maka ini tjintjin nanti menghantar padamoe masoek kadalam roemakoe, angkau soeka datang !"
,,Angkau oepah amat besar pada akoe poenja perboeatan jang ketjil itoe, toean poetri !"
,,Pakelah kakwasaännja itoe tjin- tjin sopaija angkau dapat djalan masoek kapadakoe, SADI !" berkata toean poetri itoe jang berkoedoengan moeka,,, sekarang angkau poelang, tetapi akoe harap djangan loepa jang kadang- kadang akoe dapat kabar dari padamoe, apa jang angkau soeda djadi !"
Komedian toean poetri kasi tangannja jang menjala dengan tjintjin-tjintjin berharga kapada SADI, sahingga pada betis tangannja jang gemoek dan poeti ada keliatan gelang amas jang tertaboer intan .
Demikianlah SADI tarima itoe tjintjin seperti satoe tanda moehabet atau ketjintaän maka dia poen boleh tjioem toean poetri poenja tangan dan boleh liat betis tangannja jang gemoek itoe.