Lompat ke isi

Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/356

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

333

sampe di hadapan roemanja RASCHID di Skutari, maka Scheik-ul Islam berkata kapada SYRRA: „djangan laloe dari dalam kretta, tetapi bernanti sampe dia balik kombali, djoega djangan bersoeara;” komedian dia toeroen dari dalam kretta dan masoek didalam roema itoe.
Pada koetika RASCHID poelang dari pakardjaännja, baroe habis makan dan lagi doedoek misok roko dengan menghadap satoe tjawan koffi panas, maka dia poenja hamba kasi bertau padanja jang Scheik-ul-Islam datang, dan dia boeang roko itoe dari moeloetnja, pergi kaloear akan bertemoe pada penoeloengnja itoe. Tetapi MANSOER ada saorang pendiam seperti biasa dan bisa simpen rahsia, maka tatkala dia ada sendiri dengan RASCHID, dia doedoek berdoea samasama diatas satoe divan.
„Belon lama angkau minta sopaija akoe bri toeloengan kapada satoe softa miskin (moerid peladjaran tinggi);” berkata MANSOER EFFENDI; „apa angkau ada dengar kabar dari dia itoe ? Siapa itoe softa poenja nama?"
„Dia poenja nama IBAM, dia tinggal dalam roema iboenja jang belon lama soeda meninggal doenia, tatkala iboenja masi hidoep dia ada sa-orang jang mampoe, tetapi sekarang dia soeda djato miskin, tiada kenal