314
tau bagimana djalanan pada tana pergoenoengan itoe adanja; dia-orang semboeni di belakang goenoeng, dari mana dia orang menjerang dan menembak kapada orang- orang barisanmoe."
SADI menjaoet: "" Kaloe bagitoe djadi akoe misti perang lawan orang parampoean ! akoe lebi soeka perang lawan satoe pacha jang djadi kapala perang ” .
"" Itoe moesoe ada terlaloe banjak dan koeat SADI ! Kira-kira dengan barapa banjak orang- orang barisan angkau boleh lawan itoe moesoe ?"
" Itoe nanti akoe boleh kira-kirakan sendiri djikalau akoe soela ada di lapang paperangan itoe ; tetapi pertjaijalah, toean poetri ! jang akoe tiada sadikit takoet, maski akoe dengan barapa ratoes orang- orang barisan Toerki sadja, akoe brani lawan itoe bangsa Arab! Lebi besar perang lebi sedap rasanja kamenangan!”
,,Soenggoe sedap sakali perkata-kataänmoe ! akoe poenja tjinta, akoe poenja ingatan dan akoe poenja pengharapan nanti toeroet dimana angkau pergi , seperti di laoet bagitoe djoega didarat . Allah nanti melindoengkan angkau , maka baliklah angkau kombali di sini dengan kemenangan dan poedji - poedjian tiada nanti koerang atas kamenanganmoe ; seperti orang bocangan dan seperti orang jang menang kombali ! Akoe sendiri bendak poelang perang angkau angkau berangkat