232
MOERAD dengan ilang pengharapan ; „ anak katjintäankoe mau di boenoe!" „ Apa itoe pakardjäan CORRASSANDI tiada tau." „ Apa sebab jang
soeda djadi
soeda
dia itoe ! akoe berkata ;
atau belon,
tiada djadi itoe?
akoe
Waj
misti dapat tau dia
poenja nama."
Baroe ini CORRASSANDI dapat tau namanja kapala barisan itoe. " "Itoe akoe bersoeka siapa itoe adanja ?" "Kapala barisan moeda ZORA- BEY. "
" Dia poenja nama ZORA- BEY? itoe soeda sampe. MOERAD berkata poela :
Sekarang soeda malam,
akoe mau tjari ini BEY dan mau hoekoem dia dengan tangankoe sendiri . " " Sekarang djoega akoe Konstantinopel . " HESCHAM kasi ingat :
mau pergi ka astana di
„Biar ingat doeloe toeankoe,
karna orang nanti ikoet di belakang kita.', • Angkau poenja bitjara ada benar. MOESCHID
IZZET ada pada koeliling tampat !" „ Dari itoe sebab toeankoe misti menjaroe pakean!" Maka poetra MOERAD lantas menjaroe pakean tjara satoe kapidschi baschi dan berdjalan berdoea pendjaga kamarnja pergi ka Konstantinopel . Demikian penjoeloe- penjoeloe tiada tau jang MOERAD soeda kaloear dari dalam astananja, tetapi diaorang