205
pintoe, setelah di liatnja oleh Rezia laloe ia berloetoet padanja, bermoehoen toeloenggannja, tetapi orang toea itoe ada seperti satoe hamba pada misdjit itoe maka dia poen tiada mau perdoeli dengan meratapnja Rezia.
Komedian Lazzaro kasi itoe orang toea batja satoe soerat, dia membri salam sasoedanja di batja olehnja serta berkata kapada Rezia dan Saladin: „mari ikoet padakoe masoek kadalam.”
REZIA menanja: „Dimana angkau mau bawa, kasilah ampoen pada kita-orang!” Maka itoe orang toce, jang hatinja keras seperti batoe tiada sekali-kali ambil perdoeli dengan tangisan Rezia dan Saladin.
REZIA berkata dalam hatinja: „Tjobalah akoe poenja Sadi ada disini, maka akoe tiada nanti djadi bagini.”
Sahdan dekat pada misdjit adalah satoe tempat pekoeboeran kotta Skutari, dimana orang Griek itoe pergi bertemoe dengan sa orang jang djaga dan toekang tanam adanja, pada siapa dia poen bitjara kaloe boleh toeloeng tanam satoe maid pada malam.
Maka orang itoe berkata boleh di toeloengi pada waktoe itoe djikalau pembajaran tjapenja djangan di loepakan sadja. Bagitoe poen Lazzaro lekas mengambil peti itoe dari dalam kretta, boeka itoe peti abis toetoep kombali dan serahkan kapada toekang tanam itoe. Komedian dari pada maid itoe di tanam maka Lazzaro poelang kombali ka roema {{hws|MA KA|MA KADIDSCHA}]