Lompat ke isi

Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/20

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

13

terikat dengan sapoetangan Arab jang hidjo warnanja, jang mana oedjoengnja ada tergantoen pada kiri kanan kapalanja; tetapi pada djidatnja, di bawanja itoe sapoetangan hidjo ada bersinar satoe ikatan dari amas (pasment).

Pada sabantaran itoe toean poetri berdiri diam, komedian dia berkata: „Sasoenggoenja itoe Toppeng Amas adanja!”

Orang asing jang adjaib itoe atau „Toppeng Amas” pergi berdjalan teroes di tenga-tenga marika itoe, maka golok dan piso-pisonja adalah seperti terloetjoet dengan sendirinja, tetapi hamba-hamba kapal (matros) orang Arab dan orang Frank, tatkala meliat orang asing itoe, soeda oendoer dengan karendahan.

Tiada sawatoe perkataän kaloear dari dalam moeloetnja, dia berdjalan teroes di antara orang-orang jang soeda oendoer itoe, karna dia kira jang kadatangannja soeda tjoekoep adanja akan berentikan perkalaian itoe, dan komediannja ilanglah dia kombali.

Sasoedanja itoe toean poetri berkata kapada SADI: „Soeroelah satoe kretta datang kamari!”

Komedian lagi bertanjalah toean poetri kapada koetsir: „Apatah angkau soeda liat orang asing itoe jang laloe dari sitoe?”

Koetsir itoe poen menjaoet dengan soeara jang lemas: Benarlah dia itoe jang di seboet „Toppeng Amas”, jang orang meliat dengan katakoetan”.