174 pertama Soeltan dari bapa poenja sabela dari toeroenan radja doeloe kala, dari iboe poenja sabela ada toeroenan dari sahaja-sahaja, dan satoe pendjaga tantara, jang lebi banjak didjadikan dari bangsa agama kristen jang masoek agama Islam , tetapi ini satoe tangga tiada membawa kaoentoengan kapada negri Toerki; komedian lagi satoe tangga lebi kabawa, itoelah orang Toerki jang mengalakan moesoe atau mereboet negri, di bawa ini tangga ada lagi satoe pemarenta jang diseboet radja-radja jang di kaniaja; maka ini hadat pemarentaän dari doeloe kala jang mengilangkan pri sopan dari dalam negri, tiada boleh tinggal dalam abad ka 19 , ia itoe dzaman jang manoesia soeda djadi pintar. Bahoewa inilah hadat jang demikian soeda dibawa masoek dalam negri dengan paksa oleh Soeltan MAHMOED adanja. Koetika ABDOEL Aziz djadi Soeltan samoea hadat doeloe kala itoe dia berentikan dan membawa masoek hadat baroe .
Belandja negri
dari
70.000.000 dia
toeroeni sampe 12.000.000, segala barang jang tiada patoet dan mantri-mantri jang soeka tarima soewapan dan jang bantoet atau serong, dia kasi lepas, saparo parampoean dari dalam harim jang makan banjak amat belandja dia kasi kaloear, melainkan satoe istri terkawin sadja jang djadi iboe dari poetra -poetra dia piara didalam astana ; dia piara misan- misannja, ia itoe anak-anak lelaki dari soedaranja, demikianlah