Lompat ke isi

Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/141

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

130

ngaran disitoe orang-orang batjara bahasa Toerki, Italia, Frank, Spanjol, Inggris dan laen-laen bahasa djoega; maka segala barang apa jang mau dibeli dan mau dimakan boleh dapat pada tampat itoe adanja.
Didalam kampoeng Galata itoe jang doedoek pada pinggir soengei, ada tinggal toekang soenglap, toekang hikmat, toekang maen oelar, nona nona dan parampoean-parampoean toekang tandak (ronggeng) dari segala bangsa jang bagoes dan jang hina roepanja; tetapi bangsa asing dari benoea Europa tiada mau tinggal didalam itoe kampoeng sebab hawanja boesoek seperti didalam satoe pasar.
Adapoen pada satoe malam dengan sakoenjoeng-koenjoeng kadengaran roesoe pada djalanan Galata jang gelap itoe, karna djaga-djaga di menara Genua, ia itoe satoe benteng toea jang katinggalan dari doeloe kala di Galata, meliat roema terbakar di kotta Skutari dan dia-orang boenikan bedoek akan kasi bertau kapada sekalian orang didalam kotta, maka boenian itoe poen di balas oleh mantri perang poenja djaga-djaga di menara sabrang Soengei Tandoek amas, ia itoe diseboet menara Seraskir. Demikian poen didalam benteng tembak mariam toedjoe kali akan kasi bertau pada sagenap tampat jang ada roema terbakar di Skutari dan djaga-djaga bertariak: „Jangun var“ (ada tabakaran).
Pada tatkala itoe di djalan besar djadilah sesak