Lompat ke isi

Halaman:Bahwa Inilah Hikajat Binatang.pdf/17

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

7

pat ija hendak menboewat kandang akan menangkap gadjah itoe Sebatoe namanja, doewa hari perdjalanan dari Melaka djaoehnja. Maka adalah enam toedjoh poeloh orang menoeloeng dija, berganti-ganti, doewa tiga hari detoekar orang lain. Maka pergilah masing-masing memotong kajoe kedalam hoetan, sebesar-besar paha, dan pandjangnja doewa belas hasta. Setelah banjak diperolehnja kajoe, maka ditjatjakkennja pada tanah rapat-rapat, djaraknja doewa tiga djari. Adalah kira-kira besarnja kandang itoe doewa poeloh depa, bersegi empat. Maka kemoedijan diapit poela tegoh-tegoh, maka diperboewatnja diatas pagar kandang itoe balai, ja-itoe tempat orang doedoek, tegoh-tegoh djoega boewatannja belaka, dan kajoe perkakasnja semoewanja besar-besar. Setelah soedahlah kandang itoe diperboewatnja, maka bangoennja seperti djermal, ja-itoe ditjatjakkennja kajoe kiri kanan kandang itoe rapat-rapat, adalah kira-kira seratoes depa djaoehnja kiri kanan, makin djaoeh makin terboeka ; maka sepandjang pagar itoe ditjatjak-tjatjakkennja pokok pisang, dan teboe, sampailah kedalam kandang itoe sekali. Setelah lengkaplah soedah perboewatan itoe semoewanja, maka pada petang hari maka masoklah pawang gadjah itoe kedalam hoetan serta beratoes-ratoes orang, pergi mengalau gadjah itoe. Maka bertemoelah ija dengan kawan gadjah itoe, laloe digiringnjalah dari djaoeh-djaoeh. Ada kira-kira enam tjoedjoh hari lamanja ija menggiring gadjah itoe, maka sampailah kedalam pagar jang ada pohon pisang dan teboe itoe, maka apabila gadjah itoe bertemoe dengan