Lompat ke isi

Halaman:Antara Tjinta dan Harta.pdf/7

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Antara TJINTA dan HARTA

5

,,Ja, nanti aku tjoba", djawabnja sembari me- manggut. .,Tjobalah kau mulai terangkan iapunja ,,wadjah" dengan perkataan-mu".

,,Itu gadis jang 'ku maksudkan mempunjai po- tongan muka daon sirih, di-antara mana ada terukir lukisan Alam, jang telah menjiptakan satu paras jang disebut TJANTIK, tetapi itu katjantikan disini aku tida mampuh buat di-lukiskan dengan perkataan satu-per-satu menurutkan sebagimana mustinja, ker- na itulah ada terlalu suker, iapun ja katjantikan itu, aku rasa mungkin tida ada satu penjair akan bisa melukiskan......

,,Aduhhhhh...... tjantik sangat!" memotong Surjuti dengan mengoda.

Andang bersenjum dan sambung pula penuturannja:,,Ia berprangi agung manis-budi bahasanja. Dan apa jang tida bisa dilupakan bila ia bersenjum, tertampaklah iapun ja sepasang sudjen jang terpetah dikedua belah pipinja, djuga kapan ia berseri-seri, tertampaklah dua baris giginja jang putih meletak laksana saldju, berdjedjer rapih, ibarat rentjengan mutiara terpilih. Och......!" Ia melandjutkan lebih djau:,,Itu lukisan alam jang menjiptakan berwudjud si......,,dia", Senantiasa terbajang-bajang di depan bulu mata'ku, begitu gilang-gumilang dalam pemamdangan'ku selagi sedar, serta begitu permei dalam peringetanku tatkala aku sedang tidur lajap-lajap.

Dari sebab itu, membikin hati'ku selalu bimbang, bimbang sekali, melulu tersebab si......,,dia". Sampe disini Andang brentikan penuturannja.

Surjati kaliatan sedeng berpikir, sebagi djuga ia akan menebak siapa adanja si,,dia" itu.

,,Nah... ...aku suda terangkan iapunja katjantikan, apakah kau tau atau bisa menebak siapa jang aku