4
TJILIK ROMAN'S
Benar, tida bersama'an, kerna pantunan tadi ada tjipta'anku sendiri", saut Andang sembari tertawa urung,,,menurutkan geterannja ku punja sanubari".
Surjati mesem-simpul,tertampaklah iapun ja sepasang sudjen tengelam-timbul dikedua belah pipinja jang montok...... ,,Oh, djadi itu ada tjipta'an kau sendiri, akang? ,,Pantes sadja ada disebut-sebut Si Tjantik jang selalu 'ku kenang", segala......" akan selandjutnja ia kombali mesem, satu meseman jang mengiurkan.
Andang tida berkata, katjuali ia mengawaskan Surjati dengan sorot mata jang tulus dengan mengandung banjak artian......
Samentara Surjati pun sampe mengarti itu sorotan mata ada mengandung maksud, tetapi ia pura-pura tida mengarti, achirnja ia tanja pula.
,,Jang, selalu kau kenangkan itu, gadis siapakah jang kau maksudkan. Aku duga mungkin ia mempunjai paras aju, jang menjebabkan hati-mu selalu djadi bimbang, bukankah begitu akang......?"
Andang merasa terpukul hatinja oleh itu pertanjaan, djustru itulah ada sabenarnja, bahua itu pantunan memang ada ditudjukan kepada dirinja satu gadis, satu gadis jang telah mengisi iapun ja lapangan hati.
,,Djadi kau maksudkan ingin mengatahui siapatah adanja itu gadis......?"
,,Ja! tjobalah kau lukiskan dengan perkataan bagimana bentuknja iapun ja ka'eilokan, dan siapatah adanja ia itu......?" sautnja dengan rupa aleman.
,,Aku merasa girang bila aku bisa berkenalan padanja".
Andang mesem sesaat itu, dan lalu berkata:,,Baek aku terangkan iapunja bentuk tetapi siapa adanja ia itu? Kau harus menebak satelah aku terangkan bagimana iapunja rupa,...... mufakat......?"