Lompat ke isi

Halaman:Antara Tjinta dan Harta.pdf/5

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

Antara TJINTA dan HARTA

3

Oh, itulah ada satu djedjaka, tukang angon kerbo jang sedeng meneduh dibawahnja beringin, sambil mengawaskan iapunja kerbo.

Sudah mendjadi kabiasaan bila ia mengangon kerbo, ia suka duduk dibawah itu puhun sembari meniup suling.

Begitu itu suara njanjian mendjadi sirep sakunjung-kunjung terdengar suara lemah-lembut jang menjeplos dari lapisan bibir jang tipis mungil dari sa'orang gadis.

,,Oh, Akang Andang. aku tida kira jang kau ada begitu pandei sekali meniup suling serta menjanji' demikian kata-kata itu gadis. Andang, itu anak-muda, jang ditegor lalu menoleh pada siapa jang lagi duduk disampingnja, dengan bersenjum ia menjaut:,,Ach, kau terlalu memudji pada'ku, Jati!"

,,Itulah ada sabenarnja, kerna djustru itu berada ditempatnja......?" kata Surjati pula dengan agak mesem simpul......

Andang tundukin kepalanja sedang tangannja mengelus-ngelus sulingnja.

,,Tapi, akang......" kata Surjati lebih djau:,,jang kau tadi njanjikan itu lagu apa? Kadengerannja ada begitu merdu, hingga merajuhkan hati......"

Andang angkat kepalanja sembari memberikan djawaban:,,Itulah ada lagu,,Sorban Palid", Jati. Sala satu lagu kuno, tapi sahingga sekarang masih tetep baru, kerna selalu digemarkan oleh orang-orang jang gemar kasenian".

Surjati mangutkan kepalanja berulang-ulang, agaknja mengarti akan itu pernjata'an.

,,Akan tetapi", kata ia achir-achirnja", itu pantunan jang kau njanjikan tadi, kena apa pantunannja tida bersama'an dengan lagu,,Sorban Palib" jang biasa ku pernah dengar......?"