Lompat ke isi

Halaman:Antara Tjinta dan Harta.pdf/16

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

14

TJILIK ROMAN'S

terluka, sasudah dibikin bersih itu obat lalu dikutjurkan dibagian lukanja.

,,Aduh......!" Andang mendjerit tertahan, kerna ia rasakan itu luka amat perih sasudah digujur obat. Ternjata itu ada obat jodium tintuur. Kamudian dengan hati2 Surjati bungkus itu luka dengan kaen verband, satelah selesai achirnja Surjati berkata:

,,Sabelonnja ini luka mendjadi sembuh, djanganlah hendaknja kena aer dulu......'

Dengan meringis-ringis bahna menahan rasa perih, Andang berbangkit dengan sikap sopan-santun: ,,Baek, Neng...... aku mengutjapkan banjak trima kasi atas pertulungan-mu......

,,Trima kasi kombali......" Djawab itu gadis jang dengan mendadak tampang mukanja djadi berobah semu dadu". Kita sesama manusia, dan sebagi manusia punja kwadjiban kudu saling menulung dimana perlu dan jang wadjib ditulung.".

Andang sangat kagumkan, Surjati punja kata-kata, tatkala itu gadis kata lagi lebih djau:,,Bila suda selang tiga hari kaki-mu masi berasa sakit, harep kau suka beri taukan pada'ku, supaia aku bisa memberi obat lagi......

,,Baek, Neng". Djawabnja Andang:,,Lagi sekali aku memugutjap trima kasi......"

Dengan tindakan plahan Surjati tinggalkan Andang.

Andang bengong dalam meringisnja kerna merasa lukanja sangat perih.

Ia tida pernah impi-kan lebih dahulu, sebab kalu dipandang dari sudut Agung dan Angkuhnja Surjati. dan sebagi satu gadis terpladjar dan berderadjat suda tida-segan-segan buat mengobatin sendiri dengan tida merasa djidji.

Apakah itu ada pengrasaan kasian jang menju- rung buat itu gadis berlaku demikian?