Lompat ke isi

Halaman:Antara Tjinta dan Harta.pdf/13

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Antara TJINTA dan HARTA

11

Bukan sadja Hadji Rabidin kaja dengan kekaja'- annja, tetapi djuga ia-sangat,,terpudji ke'angkuhannja, tersohor kasombongannja serta katjongkakannja, ia terlalu sangat memandang rendah terhadap kaum bawah.

Kira-kira satu bulan sedari Andang bekerdja pada Hadji Rabidin. Pada suatu hari, Hadji Rabidin kedatengan sa'orang Gadis Rumadja Aju, jang blakangan baru diketahui oleh Andang bahua itu Gadis ada putrinja Hadji Rabidin jang tjuma satu-satunja dan baru datang sasuda lulus dari sekolahnja di luar kota.

Itu Gadis ada sangat angkuh sebagimana ajahnja, terutama terhadap dirinja Andang, itu budak angon. Surjati begitulah namanja itu Gadis, merasa sangat djidji dan sebel meliat Andang jang berpakean butut serta banjak tambalan di-sana-sini.

Tetapi sunggu aneh, itu gadis lambat-laun, Surjati punja sikap mendjadi berobah, malahan diam-diam ia mengakuh sendiri, telah berbalik merasa kasian terhadap itu anak gombala.

Surjati tida mengarti; mengapa ia bolehnja mendjadi mentjelos dirasakan, bila menampak Andang waktu pulang dari mengangon atau potong rumput dengan sakudjur badannja basah mandi kringet. Pun sewaktu-waktu bila Surjati saksikan Andang di marahin kerna sedikit kakliru'an oleh ajahnja, Surjati mendjadi sedih, seperti djuga itu menimpah atas dirinja, terkadang ia suka melele aer matanja. Aer mata jang penuh dengan pengrasa'an kasian jang kaluar dari iapun ja hati jang penuh dengan sifat ..welas-asih".

Seringkali Surjati suka menanjakan diri sendiri. Kamanatah itu ka'angkuhan jang dipunjakan olehnja, telah begitu muda mendjadi beroba...... tjuma terhadep satu anak-angon?