da'annja sekarang ini ada amat djelek...”
Kenapa?
„Sekarang akoe sedeng toelis menoelis sama soeaminja boeat oeroes iapoenja perkara bertjere, jang betoel Karenine sendiri tiada kabratan, tapi halangan jang paling besar adalah Serioja. Kapan Anna soeda bertjere sigra ia aken kawin sama Vronsky...”
Dengen ikoetin di blakangnja Oblonsky, Levine soeda masoek di kamernja Anna, jang samboet kedatengannja Levine dengen girang.
Anna pertama njataken girangnja atas koendjoengannja Levine dan kamoedian tanja djoega tentang Kitty, jang antara laen-laen apa betoel sekarang itoe nona bakal djadi satoe iboe?
Semingkin lama Levine bitjara sama Anna, semingkin ia djato di bawa pengaroenja Anna.
Tempo ia poelang poen pikirannja masi sadja terkenang sama itoe nona.
Tiada begitoe dengen Kitty jang dari pagi sampe tengahari toenggoein kedatengannja Levine aken diadjak bersantap.
Tempo Levine poelang, Kitty sigra tanja kenapa Levine tiada poelang makan dan djoega tanjaken katrangan kemana ia soeda pergi.
Sembari bikin itoe pertanja'an Kitty awasin moekanja Levine jang sabentar mera dan sabentar poetjet dan dengen soeara terpoetoes-poetoes Levine bilang jang Oblonsky paksa ia masoek di kamernja Anna.
Tempo Kitty denger namanja Anna, matanja djadi diboeka lebi besar dan seperti orang jang tiada begitoe senang ia kata: „O, begitoe!"
„Kau toh tiada mara jang akoe soeda koendjoengin Anna? Stive dan Dolly maoe akoe berboeat begitoe?”
„Mara si tiada!” kata Kitty, tapi Levine liat dari matanja Kitty jang soeda tiada bitjara dengen sadjoedjoernja. Takoet dirinja diseselin, takoet Kitty djadi mara, maka dengen lakoe boeroe boeroe ia bilangin apa jang Anna pesenin.
"Betoel, memang ia banjak soesa," kata Kitty dan kamoedian omongin laen-laen perkara.
Kerna tiada ada laen omongan lagi maka Levine pergi ka kamernja dan boeka iapoenja pakean. Tempo ia menjamperin lagi istrinja, ia dapetin Kitty jang doedoek di satoe korsi sedeng menangis...
„Kau, kenapa, Kitty?” tanja Levine, kendatipoen dirinja sendiri taoe lantarannja apa maka Kitty djadi sedi.
„Kau soeda djato tjinta pada itoe prempoean djahat... Dia soeda kongtauw'in kau... Itoe akoe soeda bisa bajangin lebi doeloe... Ja, ja. Apa nanti djadinja? Kau soeda pergi ka Club... soeda minoem..., soeda maen dan kamoedian pergi ka kamernja itoe prempoean... Kita pergi... Besok akoe brangkat...”
Lama Levine moesti boedjoek Kittij aken ia itoe djadi bersabar. Ia akoe jang ia memang djato di bawa pengaroenja Anna, akoe lantaran makan, tidoer, plesir sadja di Moskou, maka ia bisa berboeat hal-hal jang tiada pantes dan kamoedian berdjandji aken tiada berboeat begitoe lagi.
——————
Sa'abisnja tetamoe-tetamoe pada pergi Anna djalan moendar-mandir di kamernja. Di waktoe blakangan seringkali ia „ganggoe” anak-anak moeda