Lompat ke isi

Halaman:Anna Karenine atawa Hatinja satoe prampoean No. 3.pdf/15

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi
— 184 —
— 185 —

tiada lagi bersedi... Pengidoepan baroe jang ia bakal alamken sedeng dibajangin di matanja...

— — —

Sesoedanja kena ditoebroek oleh Vronskij, dengen berkandaran kreta Karenine pergi ka opera sebagaimana ia memang ada niat. Ia tinggal di sitoe sampe di bagian kadoea dan bikin pembitjara'an dengen orang-orang jang ia niat adjak omong. Tempo poelang boekan ia lantas tidoer seperti biasanja, hanja djalan moendar-mandir di kamernja sampe poekoel tiga pagi. Rasa bentji pada istrinja jang tiada sekali 'ndaken iapoenja perminta'an, saban-saban ganggoe iapoenja pikiran; ia soeda niat boeat mengasi hoekoeman pada Anna dan maoe boekti-ken apa jang doeloean ia telah bilang; ia maoe bertjere djoega dan hendak ambil iapoenja anak dari tangannja Anna. Ia sendiri mengarti jang ini ada terdapet banjak hal jang bikin kabratan aken ia berlakoe begitoe, aken tetapi seperti soeda dibilang, omongannja boekan-moesti tinggal djadi omongan sadja hanja perloe diboektiken; gravin Lydie poen perna bilang ini ada djalan jang paling baek aken ia beresken itoe perkara. Aken mikirin ini hal maka di antero malem ia tiada bisa tidoer. Amarahnja senantiasa djadi lebi besar dan waktoe hari djadi siang itoe nafsoe telah sampe di poentjaknja jang paling tinggi. Dengen lekas ia berpake-an dan tempo ia dapet kanjata-an jang Anna soeda bangoen, ia segra masoek ka kamernja; Anna jang kira ada kenal baek dengen pranginja iapoenja soeami, soeda djadi sanget kaget tempo dapet liat Karenine. Djidatnja mengkeroet, matanja beringas dan moeloetnja dirapetin, precies lakoenja satoe harimau jang hendak terkam satoe kambing... Baek tindakannja maoepoen soearanja, kanjata'an Karenine sedeng mara: Karenine masoek di kamernja japoenja istri dan zonder manggoetin poela pada Anna ia djalanteroes boeat menjamperin secretarisnja Anna, pada siapa ia minta koentji dan kamoedian boeka latji-latji medja.

„Kau tjari apa?" tanja Anna.

„Tjari soerat² dari kau poenja katjinta'an."

„Ngga ada di sini," djawab Anna dan maoe toetoep kembali itoe latji.

Karenine jang mengaro doega'annja ada betoel, soeda pegang dengen koeat tangannja Anna dan rampas itoe dompet jang Anna soeka goenakan pranti simpen japoenja soerat-soerat penting, Anna maoe ambil kembali itoe barang tapi ia soeda didjorokin oleh Karenine.

„Doedoek, akoe perloe omong sama kau," kata Karenine dan pegang dengen koeat itoe dompet.

Dengen ati berdebar-debar dan dengen penoe katakoetan Anna mengawasin Karenine.

„Doeloean akoe soeda bilang pada kau, jang akoe tiada soeka sekali kau bawa kau poenja katjinta'an di dalem roema..."

„Akoe perloe mengomong sama dianja lantaran..."

„Akoe boekan ada itoe orang jang bisa dilakoein dengen „lantaran" satoe prempoean perloe