Lompat ke isi

Halaman:Anak Siapa.pdf/102

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

- 98 -

Bok Darmi menggrepe tangannja seperti tjari apa apa, ia kena pegang tangannja Soekmi degen tangan kirinja dan dengen tangan kanan ia pegang tangannja Tjan, ia mengawasin sekoetika lamanja dengen tersenjoem.

„Sekarang akoe tida merasa ada satoe apa lagi jang memberatken," kata ia dengen soeara terpoetoes poetoes dan pelahan sekali dan „akoe seraken Soekmi ditangan baba dan akoe harep..."

Sampe disini ia brenti bitjara, ia lepasken tangannja itoe doea orang moeda dan kepel tangannja sendiri dengen tarik kakinja sebegitoe roepa moekanja poen berdjengit lantararn sakitnja, sebentar djoega, ia lempengken badannja dan soeda abis.

Soekmi toebroek badan iboenja dan menangis sesambatan, begitoe djoega Darmi sedeng anak-anaknja toeroet djoega menangis.

Tjan lantas kloear, ia liat sebentar djoega tetangga-tetangga dateng aken bantoe apa jang tetangga perloe.

Itoe tempo soeda poekoel 3 sore, Tjan boedjoekin Soekmi djangan menangis sadja begitoe, sebab Bok Darmi toch soeda keroean tempatnja, tetapi sekarang paling perloe moesti dioeroes itoe mait.