Halaman:Amerta - Berkala Arkeologi 2.pdf/9

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


Stupa Muara Takus

 Atas bangunan-bangunan Museum Trowulan telah dilakukan perbaikan-perbaikan, terutama mengenai atap-atapnya. Hal tersebut masih saja merupakan beban yang tak seharusnya dipikulkan pada dinas kami, sebagaimana juga pembayaran gaji para juru kunci. Dinas Purbakaka percaya, bahwa hal tersebut dapat dibebankan pada instansi setempat. Ini adalah perlu untuk membangkitkan rasa tanggung-jawab mereka terhadap warisan kebudayaan mereka masing-masing. Maka berhubung dengan itu Dinas Purbakala menganggap, bahwa pemeliharaan peninggalan-peninggalan lebih baik diserahkan kepada mereka tetapi tetap di bawah pengawasan kami. Soal ini belum terpecahkan seluruhnya, tetapi dapatlah kiranya diajukan untuk dipertimbangkan.

 2. Di Bali

 Di Bali berlangung pula pekerjaan-pekerjaan Seksi Bangunan. Sejumlah besar biara, pertapaan, dan tempat-tempat suci lainnya yang dipahatkan dalam padas, telah ditemukan atau diketahui kembali. Di antaranya yang paling menarik perhatian ialah temuan sebuah pertapaan, yang tadinya sama sekali tertutup tanah, yang berhubungan dengan peninggalan-peninggalan di Gunung Kawi, Tampaksiring. Temuan serupa pula kini sedang digali dari tanah. Terdapatnya di tebing kali Pakerisan juga, tetapi lebih ke selatan, ialah di Tegallinga dekat Gianyar. Di dekatnya ada sebuah dam kuno. Rupa-rupanya di sini ada sebuah biara dengan pura. Pun telah dikemukakan sebuah biara di sebelah selatan Tatiapi pada tebing Kali Kalebutan. Di sini dahulu hanya dikenal satu candi saja yang dipahatkan dalam padas tebing. Karena temuan-temuan ini maka pengertian kita tentang macam punden-punden padas sepanjang kali makin mendapat garis yang nyata. Dalam kelompokan jenis kepurbakalaan ini selanjutnya dapat kita sebutkan pertapaan-pertapaan padas di Jukut Paku, Telaga Waja, dan Krobokan. Baru-baru ini telah digali pula kelompok relief yang terpahat pada tebing celah di dekat Dasa Babitra.

 Di jurang sebelah selatan Goa Gajah, perhatian sedang dicurahkan kepada gumpalan-gumpalan batu yang berasal dari sebuah tri-stupa yang bermahkotakan payung-payung bersusun. Tri-stupa

4