29. SUWIDA
29. SUWIDA
Suwida adalah putera narapati Sugriwa dengan Endang Suwarsih abdi Dewi Anjani. la berujud kera berbulu hitam legam. Suwida merupakan salah satu senapati Sri Rama yang sangat ulung dan tangguh. Dalam olah keprajuritan ia sangat lincah dan tangkas di dalam medan laga. Suwida mempunyai kesaktian dapat hidup di dalam air. Dalam lakon "Rama Tambak" Kapi Suwida berperan mengatur pembuatan tambak di dasar samudera. Sehingga tanggul penyeberangan yang menuju Alengka menjadi jembatan yang sangat kuat. Sri Rama, Lesmana serta seluruh angkatan perang kera di bawah kepemimpinan Sugriwa dapat selamat sampai negara Alengka. Di dalam Perang besar Alengka, Suwida menjadi salah satu di antara senapati perang yang gagah berani, dan banyak membinasakan senapati andalan Alengka.
29. SUWIDA
Suwida is the son of Narapati Sugriwa and Endang Suwarsih, the attendant of Dewi Anjani. His physical appearance is that of a monkey with jet black fur. Suwida is one of the bright and brave troop leaders of Sri Rama. He is a very agile and competent knight. Suwida can live underwater. In the Rama Tambak episode, Kapi Suwida was the architect in the making of a breakwater (tambak) on the ocean floor, so that the cr ossing embankment to Alengka became a very strong bridge; and Sri Rama, Lesmana, and the entire monkey troops under Sugriwa's command arrived safely in Alengka. In the great war of Alengka, Suwida was among the bravest troop leaders who killed many top ranks Alengka troop leaders.{{rh|||34}