• AKU SI GADIS BISU •
Bandung, 10 januari 2009; ;jam 9’00
“Ah, bete! Membosankan!
Masa selama dua jam pelajaran cuma dengerin cerita?! Tesk book lagi! Aduuuh,bener-bener bikin bete tuh guru!
Emang sih sejarah itu isinya cerita semua, tapi nggak harus duduk doang sambil bacain buku kan?! Ya, ampuun…nggak banget.
Sebenarnya, sejarah bisa mengasyikkan kalau cara menyampaikannya lebih naratif dan lebih greget. Menurutku, sejarah bukan cuma tahu cerita dulu kayak apa, tapi juga memahami setiap liku perjalanan mereka dan mengambil hal positif di dalamnya. Sejarah juga nggak gampang difahami, penuh siasat, politik,dan manipulasi nya.
Bisa aja kan dibentuk kelompok diskusi, terus kita-kita disuruh menganalisis setiap kejadian yang ada. Kayaknya asyik tuh!
Lebih banyak permaninannya juga keren, misalnya acak nama tokohtokoh sejarah trus nama tokoh itu dicocokin sama pas peristiwa apa.
He…he…aneh ya?!”
Salam Damai, A. P
★ ★
Bandung, 12 januari 2009; jam 10’00
“Bagiku tak ada yang lebih nyaman di sekolah hedonis ini selain duduk santai d iatas bangku taman setelah bel istirahat berbunyi nyaring. Menikmati sepoi angin di bawah rindangnya dedaunan pohon mangga.
‘ Hedonis!’ aku temukan kata itu dalam kamus ilmiah popular d iperpustakaan. Kau tahu artinya apa? Katanya hedonis itu mereka yang menempatkan kesenangan materi di atas segalanya-menjadi hal yang utama. Dan di sinlah aku temukan itu!
Di sini, makhluk sepertiku tak lebih dari sekedar sampah. Mereka tak akan pernah mau tahu aku ada atau tidak. Ya, karena aku hanya anak seorang buruh cuci. Seorang loper koran yang begitu berani bermimpi sama dengan mereka. Seorang miskin yang bisa bernafas
67