Lompat ke isi

Halaman:Aku Si Gadis Bisu.pdf/68

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi
• AKU SI GADIS BISU •

“Menurutmu apa yang harus kita lakukan untuk halaman ini?” tanya Mega padaku tiba-tiba.

“Aku pernah mendengar dari Bunda tentang kegiatan sekolahku hijau. Bagaimana kalau MOS hari terakhir kita adakan kegiatan tersebut? “ jawabku.

“Ide bagus! Tapi sekolahku hijau itu kegiatan seperti apa?” seru Mega penasaran.

“Sekolahku hijau adalah suatu kegiatan tanam-menanam untuk penghijauan sekolah. Sekarang tidak hanya hutan dan kota yang dihijaukan. Akan tetapi, sekolah juga harus dihijaukan. Agar sekolah terlihat indah dan sejuk. Dan yang paling penting adalah tidak memperparah efek global warming.” jawabku panjar lebar.

“Wah, asyik sekali! Aku punya ide, caranya kita melaksanakan kegiatan tersebut. Kita meminta saja partisipasi muridmurid dan warga sekolah untuk membantu menyumbang satu buah tanaman, yang nantinya akan di tanam di sekolah dan meminta sekolah untuk menyediakan tempat sampah di lingkungan sekolah. Agar sekolah terlihat bersih dan hijau”, usul Mega.

Tiba-tiba Kak Randha dan teman-temanya datang menghampiri kami. Aku dan Mega langsung menceritakan saran kami pada Kak Randha. Kak Randha dan teman-temannya sangat setuju dengan ide kami. Mereka berjanji akan membantuku dan Mega untuk menyampaikannya pada Bapak Kepala Sekolah.

Kami segera menuju ke ruang Bapak Kepala Sekolah. Syukurlah beliau berada di sana. Aku langsung mengutarakan ideku dan Mega. Kelihatannya Bapak Kepala Sekolah biasa saja menanggapinya. Beliau menyuruh kami menunggu kabar selanjutnya.

★ ★

Sudah dua hari aku menunggu kabar dari Bapak Kepala sekolah. Tetapi, belum juga ada pemberitahuan. Padahal hari ini hari terakhir MOS. Dengan keberanian yang kumiliki, aku segera menghadap kepada Bapak kepala Sekolah. Beliau sedang dudukduduk di ruangannya.

59