Lompat ke isi

Halaman:Aku Si Gadis Bisu.pdf/63

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

• Antologi Cerpen Remaja Se-DIY 2009 •

Aarrggghhh! Aku bingung! Mengapa ada yang baik dan buruk! Kupegang kepalaku, pusing! Kuusap-usap rambut dan kupijit-pijit dahi. Tiba-tiba…

“Ctak!”

“Aarrrgghh!!” Aku terkejut bukan main dan berteriak sangat keras.

“Ada apa, Agra?!” tanya sang dosen sedikit galak, namun tetap berwibawa.

“Pak! Gawat, Pak! ‘Enter’-nya tertekan!!!!”

“Apa maksudmu?! Sedang apa kau?!”

“Emh…maaf, Pak…” kataku sambil melirik teman-teman yang menatapku heran.

“Sebaiknya, pelajaran pagi ini untukmu berakhir sekarang! Tengok rumahmu! Bersihkan kamar! Sekarang, tolong tutup pintu kelas itu dari luar!”

★ ★

“Itu tak sengaja, kan? Bukan aku! Siku! Sikuku yang melakukannya!” teriakku dalam mobil.

Degup jantungku masih tak beraturan. Mobil otomatisku melaju kencang. Kutekan muka yang pucat. Yah… dalam setengah jam aku telah meninggalkan kesan buruk di kelas, menambah kesan buruk yang sebelumnya telah ada.

“Itu tak sengaja! Tak sengaja! Tak sengaja! Aargghh!!”

Kusambar Whiteberry, mencari si 2 Bad Agra.jpg. Aku menatapnya dan merasa benci dengan perangai jeleknya. Sambil menarik napas panjang kuhempaskan badan di sandaran, menatap jalanan.

★ ★

Seminggu sudah dari kejadian itu dan aku tak berani membuka situs apa pun, apalagi situs berita. Hari ini ayah datang ke apartemenku. Benar-benar sesuatu yang langka!

“Apa kabar, Nak?” tanyanya lesu, mungkin lelah.

“Masih seperti dulu, Ayah…” kataku, duduk di tepi tempat tidur.

Ayah mendekat lalu memelukku erat. Aku pun tulus memeluknya, merindukannya.

54