Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol. 14, No. 1, Juni 2022
kosakata Latin yang diserap ke bahasa Arab, dan lain sebagainya. Tentunya hal tersebut memunculkan tantangan baru bagi peneliti agar bisa menguasai bahasa selain bahasa ibu, dan juga bisa menambah wawasan tentang kebahasaan bukan hanya tingkat bahasa ibu, melainkan bisa ke tingkat bahasa internasional. 6. DAFTAR RUJUKAN Abdur Rahim, V. (2011). Mu’jam al-Dakhiil Fii Al-Lughah AlArabiyyah Al-Hadiitsah Wa Lahjaatihaa (1 ed.). Daar AlQalam, Ad-Daar AsySyamilah, Daar Al-Basyiir.
Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
(Tinjauan Deskriptif Fonem Bahasa Arab). Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.24042/alba yan.v8i1.3 Direktorat SMP. (2021, November 8). Dari Mana Datangnya Bahasa Indonesia? fiqihbashori. (2021). Biografi Syaikh V. Abdurrahim Menguasai 12+ Bahasa, Akhirnya Mengajarkan Bahasa Arab Ke Mereka. YouTube. https://www.youtube.com/wat ch?v=PPC9sJIuvLs
Abdurochman, H. (2016). BAHASA ARAB: KEISTIMEWAAN, URGENSI DAN HUKUM MEMPELAJARINYA. Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, 8(2), 1–15. https://doi.org/10.24042/alba yan.v8i2.361
Handoko, M. P., Fahmi, R. N., Kurniawan, F. Y., Artating, H., & Sinaga, M. S. (2019). Potensi pengembangan bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA), 1(1), 22–29. https://doi.org/10.26499/jbipa .v1i1.1693
Abutalal Kitchen. (2020). حلى الجلي اقار اقار االندونيسي. https://www.youtube.com/wat ch?v=68cpVl-B40o
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (n.d.). Arti kata dakhil. Diambil 17 April 2022, dari https://kbbi.web.id/dakhil
Al-Matbakh Adz-Dzahabiy. (2018). آجر آجر إندونيسي. https://www.youtube.com/wat ch?v=PY9zwvfuIz4
Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu. (2017, Oktober 3). Sekilas tentang Sejarah Bahasa Indonesia. https://kantorbahasabengkul u.kemdikbud.go.id/sekilastentang-sejarah-bahasa-
Amrulloh, M. A. (2017). FONOLOGI BAHASA ARAB
DOI: https:/doi.org/10.37108/diwan.v14i1.722
61