dan meriah dengan suara khas yang merdu. Isi dari tarsul tersebut bercerita tentang perkawinan kedua mempelai sejak dari awal percintaan sampai bersanding, diselingi dengan pujian terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang menakdirkan segalanya. Pada akhir pantun dipanjatkan doa agar kedua mempelai diberkahi anak-anak yang saleh. Pembacaan tarsul menggunakan seperangkat perlengkapan tarsul yang disebut Astagona berupa rangkaian pohon yang berupa pohon hayat. Pembacaan tarsul ditutup dengan pembacaan doa bagi keselamatan semua hadirin yang menghadiri acara tersebut.
Acara selanjutnya adalah pemberian restu atau upacara selamat kepada kedua mempelai yang biasanya didahului kedua orang tua dan disusul oleh yang lainnya.
| Sebuah gambar seharusnya muncul pada posisi ini dalam naskah. Untuk menggunakan keseluruhan pindaian halaman sebagai penampung, sunting halaman ini dan ganti "{{gambar hilang}}" dengan "{{raw image|Adat dan Hukum Adat pada Komunitas Adat di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.pdf/107}}". Sebaliknya, jika Anda mampu untuk menyediakan gambarnya, maka lakukanlah. Untuk panduan, lihat Wikisource:Pedoman gambar dan Bantuan:Menambah gambar. |
Gambar 4.1 Baju Kutai Setengah
Baju Kutai setengah dipakai pada acara perkawinan. Kemudian, acara selanjutnya disebut acara naik Mentuha yang artinya kedua mempelai tadi diarak dibawa ke tempat orang tua pengantin pria. Para pengantar pengantin disuguhi makanan yang telah disiapkan oleh keluarga pengantin pria, dikhususkan juga makanan buat pengantin dan kue-kue khas serta pembacaan doa selamat untuk keselamatan keluarga keduanya. Selesai acara bersantap, kedua mempelai tadi akan dibawa kembali ke rumah orang tua si wanita. Kemudian, dilanjutkan dengan penyerahan pengantin pria kepada orang tua pegantin wanita. Yang menyampaikan penyerahan tersebut adalah orang tertua yang ditunjuk untuk mewakili keluarga pengantin pria. Penyerahan pengantin pria tersebut biasanya dengan kata-kata yang merendahkan diri, yaitu: “Kami atas nama keluarga pengantin pria menyerahkan anak kami ini dengan