djawabkan dan akan lebih merugikan, seperti dengan timbulnja korupsi dan lain-lain tindakan.
Korupsi ini telah mendjadi rahasia umum, baik didaerah maupun di Pusat, jang tentu sekali dengan demikian sangatlah merugikan Pemerintah.
Dalam pada itu Politik kepegawaian dewasa ini jang sebenarnja baik, akan tetapi dalam pelaksanaan kadang-kadang menggambarkan adanja tindakan-tindakan jang bertentangan seperti adanja pengangkatan-pengangkatan pegawai jang bersifat klik-klikan, famili sistim, partai sistim dan lain-lain. Maka bila sistim ini berlangsung terus tentu tak dapat disangkal lagi bahwa kwantiteitlah jang akan nampak, sedangkan kwaliteitnja akan masih disangsikan.
II. Pendidikan/Pengadjaran dan Kebudajaan.
- A. Pendidikan/Pengadjaran.
Pendidikan kini telah dan tengah dilaksanakan oleh Pemerintah, namun masih tampak pula betapa banjaknja anak-anak jang tidak dapat masuk sekolah sebab tidak adanja (kurangnja) tenaga pengadjar dan disamping itu kurang pula gedung-gedung sekolah serta alat-alatnja. Melihat keadaan seperti ini tampaknja rata-rata baik dikota-kota besar maupun sampai kekota-kota ketjil banjak anak-anak jang telah genap berusia untuk masuk sekolah tidak dapat tempat, karena sebab seperti tersebut diatas. Beratus-ratus bahkan beribu-ribu anak tiap-tiap tahun anak-anak jang telah tjukup umur tidak dapat diterima mendjadi murid karena faktor-faktor tersebut diatas tadi. Pula selain dari itu terasa kurangnja tenaga pengadjar, sedangkan bangkitnja keinsjafan rakjat untuk beladjar demikian besarnja sesudah kita merdeka ini, maka oleh karena itu menjebabkan bahwa sekolah-sekolah harus lebih diperluas dan diperbanjak.
Kalau anak-anak jang telah berusia 6 tahun sulit untuk dapat diterima disekolah, maka murid-murid jang sudah duduk diklas III dan IV banjak pula jang tak dapat meneruskan peladjarannja. Dan hal ini berekor pula terus sampai kemurid-murid Sekolah Rakjat 6 tahun, murid-murid S.M.P. dan lain-lain sebagainja, tjontohnja: untuk Maluku Utara jang begitu ketjil, chususnja pulau Sula pada87