Halaman ini tervalidasi
- Dewan Pengawas Keuangan sukar mengontrole pengeluaran-pengeluaran uang dari Negara, karena administrasi kurang sempurna,
- pengeluaran ongkos perdjalanan Negeri seperti pembajaran-pembajaran pengangkutan dan hotel-hotel/penginapan-penginapan terlalu banjak,
- Hot-money sukar untuk keluar karena masih kuatir akan akibat-akibatnja.
Mengandjurkan supaja Pemerintah:
- mempertinggi hasil export dan mengatur pengeluaran devisen (transfer dan lain-lain) dengan sebaik-baiknja,
- harus diberikan penerangan jang djelas kepada rakjat mengenai politik keuangan,
- harus diadakan kontrole jang lebih sempurna dari Dewan Pengawas Keuangan,
- mendirikan hotel-hotel dan perumahan-perumahan Pemerintah ditempat-tempat jang penting,
- mengikat hot-money dengan peraturan-peraturan jang memuaskan,
- mendirikan hotel-hotel dan penginapan-penginapan jang lajak ditempat jang menarik bagi Toeristen, seperti di Daerah-daerah Toradja, Bali, Prapat, dan sebagainja.
12. A g r a r i a.
Dengan belum terlaksananja undang-undang pokok Agraria dengan sendirinja Pemerintah sukar untuk mengatasi persengketaan tanah (ingat wilde occupatie):
- rakjat Indonesia berpedoman pada Undang-undang Dasar Sementara fatsal 38 jang bertentangan dengan fatsal 142 Undang-undang Dasar Sementara, jang masih mengakui undang-undang Kolonial jang bertentangan dengan keinginan rakjat,
- ini memang salah satu kekeliruan dari pada penjusun Undang-undang Dasar Sementara kita.
Mengandjurkan supaja Pemerintah, selekas mungkin mengadakan undang-undang pokok agraria jang sesuai dengan keinginan masjarakat Indonesia, agar segala persengketaan-persengketaan tanah dapat diselesaikan.
81
520/B(6)