Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/89

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi
  1. mekanisasi dari alat-alat produksi kita untuk mempertinggi nilai bahan export,
  2. menindjau kembali embargo dari Perserikatan Bangsa-bangsa,
  3. memberi perhatian jang lebih besar terhadap persoalan karet, terutama nasib karet rakjat antara lain dengan mendatangkan lebih banjak mesin-mesin remilling untuk mempertinggi mutunja dan membantu menjempurnakan usaha-usaha pengolahan, pembelian dan pendjualan dari badan-usaha seperti Jajasan Karet Rakjat dan sebagainja.
Untuk mengembangkan modal nasional mengandjurkan supaja Pemerintah:
  1. mengadakan kontrole jang lebih sempurna dalam hal pemberian kredit,
  2. memberi bantuan baik moreel maupun materieel pada perkumpulan kooperasi,
  3. memberi penerangan jang djelas tentang faedahnja menabung.
Untuk menarik penanaman modal asing hendaknja Pemerintah:
  1. mengadakan Undang-undang Penanaman Modal Asing jang menguntungkan kedua belah fihak dan berdasarakan kepentingan nasional,
  2. memulihkan keamanan selekas mungkin,
  3. menasionalisasikan perusahaan-perusahaan asing sesuai dengan kesanggupan bangsa kita.
T a m b a h a n.

a. Embargo.

  1. Dengan adanja embargo, maka hubungan perekonomian dan perdagangan dengan luar negeri sangat merugikan rakjat Indonesia, terutama rakjat dari daerah karet.
  2. Indonesia kehilangan pasaran dunia jang luas jaitu R.R.T.
Oleh karena itu mengandjurkan pada Pemerintah untuk memasukkan alat-alat modern supaja karet dan bahan-bahan kuat lainnja dapat diolah didalam negeri.

77