Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/64

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

I. POLITIK.

A.Politik Nasional.

1. Pembentukan Djiwa Nasional.

Kita menginsjafi, bahwa politik luar negeri setiap negara hanja dapat dilaksanakan dengan hasil baik, djika ada dukungan berupa kekuatan nasional jang bulat. Kekuatan ini harus meliputi segala segi kehidupan bangsa itu, dari segi kebendaan, kedjiwaan politiknja.

Dalam penindjauan mengenai politik nasional itu Dewan Pertimbangan sampai kepada satu kesimpulan, bahwa pemerintah harus mengadakan KONSOLIDASI dalam segala lapangan.

Telah ternjata, bahwa banjak pengaruh dari luar, jang bersifat merugikan djiwa nasional kita, baik jang masuk setjara terang terangan sebagai tekanan politis, ekonomis dan sebagainja, maupun jang masuk setjara penetration pasifique melalui bermatjam-matjam saluran. Oleh karena itulah, maka harus ada usaha-usaha pemerintah untuk mentjegah atau memperketjil pengaruh-pengaruh itu.

Selain itu tindakan-tindakan njata kearah pembentukan djiwa nasional jang bulat harus mendapat sokongan dan bimbingan jang njata dari pemerintah. Salah satu usaha demikian adalah All Indonesian Congress. Andjuran jang diutjapkan oleh Presiden Republik Indonesia itu ternjata mendapat sambutan jang baik dari masjarakat. Dalam masa keruntjingan pertentangan-pertentangan antara aliran dengan aliran dan partai dengan partai dewasa ini seruan itu merupakan titik terang, jang mendjadi harapan akan membawa ketenangan.

All Indonesian Congress dapat diharapkan akan mendjadi tempat berkumpulnja wakil-wakil semua daerah, serta bertemunja pendapat-pendapat dan aliran-aliran jang ada ditanah air kita.

Alam persatuan didalam kongres itu akan memberikan dorongan jang baik kearah toleransi antara pelbagai aliran dan pendapat itu.

Hal ini akan memudahkan usaha menimbulkan suatu kekuatan nasional jang bulat.

Usaha pemilihan umum, jang lazim dilakukan dinegara-negara

demokratis, merupakan salah satu usaha untuk mendapatkan stabi-

52