Halaman ini tervalidasi
Ada baiknja djikalau uraian kami itu semua, sekarang kami simpulkan sebagai berikut :
- Politik luarnegeri Republik Indonesia jang bebas dan aftif dan jang berdasarkan kepentingan nasional menudju perdamaian itu, adalah refleksi dari falsafah „Pantjasila“.
- Dasar politik luarnegeri Republik Indonesia tiada terpisah dari faktor geografi Indonesia jang terletak ditengah-tengah djalan perhubungan internasional dan diantara benua Asia dan benua Australia ; begitu pula dari faktor sedjarah Indonesia jang selama 3½ abad mendjadi tanah djadjahan itu menjebabkan politik luarnegeri Indonesia itu anti kapitalisme dan anti imperialisme.
- Republik Indonesia sebagai Republik muda dibenua Asia dalam garis utamanja terutama mentjari kerdjasama dan persahabatan dengan negara-negara tetangga didalam dunia jang telah begitu saling bergantungan ini (interdependent).
- Politik bebas Republik Indonesia jang ingin membantu dengan tjara positif untuk mentjapai tjita-tjita manusia akan perdamaian tidak menghendaki memihak salah satu blok kekuasaan jang sedang bertentangan.
- Politik bebas Republik Indonesia sebagai realisasi idee kemerdekaan dan kedaulatan negara Indonesia dilapangan hubungan internasional, berarti bahwa dalam instansi terachir hanja bangsa Indonesia sendirilah jang akan mengambil keputusan
- Politik luarnegeri Republik Indonesia mengusahakan good neighbour policy, diluar dan didalam P.B.B.
- Politik luarnegeri Republik Indonesia berdasarkan kepentingan rakjat dan mendasarkan segala aktiviteitnja atas kekuatan rakjat didalam negeri.
- Politik luarnegeri Republik Indonesia jang bebas dan aktif itu dilaksanakan dengan mendjundjung tinggi dasar musjawarat, dalam suasana saling hormat-menghormati dan toleransi.
- Politik luarnegeri Republik Indonesia dalam berusaha membantu mentjiptakan perdamaian dunia, berkejakinan, bahwa pendjadjahan adalah salah satu sebab terantjamnja perdamaian
40