dimaksud dengan fungsi sosial itu ialah memberikan penghidupan jang lajak selaku manusia kepada kaum buruh kita disamping mendjamin adanja untung jang pantas bagi modal itu.
Dalam mendjalankan politik luarnegeri kita, Pantjasila merupakan "spiritual guide" tidak sadja tetapi djuga "spiritual strength" disamping "positions of strength" jang lain, ialah kekuatan ekonomi dan militer. Pantjasila ini menghendaki bahwa kita memelihara hubungan persahabatan dengan semua negara, terutama dengan negara tetangga kita, "Good-neighbour-policy” jang kita djalankan sekarang adalah refleksi dari dasar Pantjasila ini, seperti faham rukun tetangga, djuga mendjadi sistim sosial jang telah berakar dalam masjarakat kita sedjak zaman dahulu. Indonesia dikelilingi oleh negara-negara jang beranekawarna kepertjajaan agama dan sistim sosialnja. Dengan falsafah Pantjasila, negara-negara tetangga kita tidak mungkin menghadapi kita setjara antagonistis, demikian pula sebaliknja. Pantjasila memberi ruang untuk persahabatan dengan setiap negara, apapun kepertjajaan agama dan sistim sosialnja, atas dasar persamaan deradjat dan saling hormat-menghormati. Maka benar-benar Pantjasila ini tidak hanja penting bagi falsafah perdamaian nasional, tetapi dalam politik luarnegeri kita, ia merupakan pula pedoman dan kekuatan moraal jang penting. Bahkan, politik luarnegeri jang bebas aktif berdasar kepentingan nasional menudju perdamaian dunia itu, adalah hanja salah satu realisasi dari falsafah Pantjasila sadja dalam hubungan kita dengan negara-negara lain.
Perhatikanlah lagi isi pidato Perdanna Menteri Mr Ali Sastroamidjojo tentang politik luarnegeri Indonesia dimuka sidang Dewan Perwakilan Rakjat di Djakarta pada tanggal 25 Agustus 1953.
„Menurut pendapat Pemerintah politik luarnegeri dari tiap-tiap Negara adalah landjutan dan merupakan refleksi politik dalam negeri. Pelaksanaan politik luar-negeri itu sebagian besar tergantung dari kekuatan dalam negeri, terutama jang merupakan kekuatan nasional, kekuatan ekonomi dan kekuatan militer (positions of strength ). Hal ini terlebih-lebih lagi pentingnja bagi negara kita berhubung dengan politik luarnegeri jang dianutnja, jang memerlukan kekuatan jang tidak sedikit.