Halaman ini tervalidasi
LAMPIRAN.
- PERINTANG-PERINTANG PENGISIAN KEMERDEKAAN.
- (Bahan Kasar untuk dimasak mendjadi bahan penerangan)
- Terlampau tinggi menilai djasa atau „djasa” golongan/diri sendiri dan tidak/kurang melihat atau menutup mata terhadap djasa-djasa golongan/orang lain.
Akibatnja: Golongan sendiri/diri sendiri merasa sebagai golongan istimewa jang minta diistimewakan dan diberi penghargaan terus-menerus. - Tidak atau kurang mempunjai kesadaran akan makna demokrasi, sehingga tidak rela menerima kekalahan dalam alam demokrasi.
Akibatnja: Djika usaha memperdjoangkan ideologie lewat saluran demokratis tidak berhasil, tidak segan-segan mempergunakan tjara-tjara terror. - Kurang kedjudjuran pada sementara „pemimpin", golongan atau perseorangan .
Akibatnja: Dalam mengedjar kemewahan diri atau golongan sendiri telah tidak malu-malu dan tidak segan-segan melakukan korupsi. - Merosotnja moraal pada sementara „pemimpin”, golongan atau perseorangan.
Akibatnja: Tidak segan-segan melakukan perbuatan-perbuatan jang melanggar kesusilaan. Dimana perbuatan sematjam itu memerlukan biaja jang tidak sedikit, biaja itu ditutup dengan berbagai korupsi. - Kurang kesadaran bernegara.
Akibatnja: - Para pemimpin jang mestinja mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan partai/golongan/