sekarang ini adalah apa jang dinamakan latihan praktek atau latihan parlementer.
Ia disebut latihan praktek oleh karena pada kesempata di Puntjak ini kita mempergunakan segala pengetahuan theori jang diperdapat selama pendidikan di Djakarta untuk menganalisa per soalan tentang „Pelaksanaan politik luarnegeri Indonesia jang bebas dan aktif menudju perdamaian berdasarkan kepentingan nasional". Ia disebut djuga latihan parlementer oleh karena persoalan jang dimadjukan itu harus dipetjah dan dirumus setjara bersama-sama , dan setjara bersama-sama pula membentuk opini kollektif dengan melalui diskusi-diskusi jang teratur.
Latihan praktek atau latihan parlementer ini pada hakekatnja meliputi dua aspek, jakni :
- Latihan ini menggunakan pengetahuan theori dalam menjumbangkan pertimbangan-pertimbangan jang berdasar kupasan dan analisa jang mendalam dan jang berdasarkan ilmu pengetahuan .
- Latihan ini mempraktekkan kebiasaan bermsjawarat dan bermufakat, kedua-duanja sebagai sendi demokrasi Indonesia asli.
Untuk mentjapai kedua aspek ini maka mulai saat ini djuga, Saudara-saudara sekalian dengan tidak ada ketjualinja kami lantik mendjadi anggota-anggota „Dewan Pertimbangan", jang harus memberikan pertimbangan-pertimbangan jang diperlukan kepada Pimpinan Kempen. Tjara menjusun pertimbangan-pertimbangan itu dilakukan berdasar musjawarat dan mufakat dengan mengingat kata pepatah : Bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat . Dan untuk mentjapai kebulatan itu telah ditentukan pula procedure jang harus ditempuh dalam tjara memperbintjangkan pertimbangan-pertimbangan.
Persoalan jang perlu kami mintakan pertimbangan dari „ Dewan Pertimbangan" mengenai dua hal, jang kedua-duanja merupakan faktor-pokok jang mendjadi pusat perhatian masjarakat dan negara kita pada saat ini, istimewa dengan terus meningkatnja pertarungan politik internasional sekarang. Urgensi persoalan ini telah termasuk pula dalam program utama Kabinet Ali Sastroamidjojo dalam pasal III ajat a jang berbunji : Mendjalankan politik luarnegeri jang bebas dan aktif menudju perdamaian dunia.