BIDANG EKONOMI/PEMBANGUNAN.
Memperoleh barang-barang modal.
Bagaimana dan dengan tjara apa kita harus mentjari djalan untuk mempertinggi kemakmuran rakjat itu?
Apakah tjukup pembangunan guna mempertinggi kemakmuran rakjat itu kita lakukan dengan poster-poster, sembojan-sembojan dan andjuran-andjuran belaka?
Djawabnja tentu tidak!
Pembangunan setjara besar-besaran hanja dapat kita lakukan dengan alat-alat mesin, dengan alat-alat perhubungan dengan alat-alat lain, singkatnja kita memerlukan barang-barang modal (kapitaals-goederen).
Dalam hal ini kita mesti mengakui, bahwa kita sendiri belum mampu membuat barang-barang modal itu setjukup-tjukupnja, sehingga kita mau tidak mau harus memasukkan bagian besar dari barang-barang modal jang kita butuhkan itu dari luar negeri. Sedang barang-barang tersebut harus kita beli, jang pembajarannja tidak dapat kita lakukan dengan uang rupiah kita, melainkan dengan deviezen.
Luar Negeri jang mempunjai barang-barang modal jang kita perlukan itu hanja mau dibajar dengan hasil-hasil negeri kita, misalnja karet, kopi, teh, tembakau, timah dan sebagainja.
Oleh karena itu usaha kita dalam hal ini tertudju kepada 2 pokok, ialah :
- Memelihara segala produksi dari dalam negeri, dan
- Mendjual hasil-hasil itu terutama kenegeri-negeri jang dapat memberikan kapitaalsgoederen tersebut.
Berdasarkan politik bebas dan aktip kita sudah barang tentu pada azasnja kita mendjual hasil-hasil kita itu kepada siapa sadja jang dapat memenuhi keperluan kita.