Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/335

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

Oleh karena itu maka didalam praktek kita mengenal adanja pertingkatan didalam pengertian isi autonomi.

Tingkat manakah jang paling baik?

Ini tergantung dari banjak faktor-faktor jang berpokok kepada kemampuan daerah jang bersangkutan ditindjau dari sudut tenaga dan sumber-sumber penghasilan daerah itu.

Pokoknja ialah: autonomi seluas mungkin, tetapi hal-hal jang mengenai atribuut-atribuut negara modern jang berdaulat harus tetap diurus oleh pemerintah pusat, sedangkan jang dimaksudkan rumah-tangga daerah itu djangan sampai melampaui batas kekuatan daerah jang bersangkutan.

Djadi persoalan otonomi adalah masalah pemerintahan, bukan masalah suku. Ini harus ditjamkan dan diinsafi benar-benar, sebab ada sadja golongan-golongan jang ingin mengatjau dengan menghubung-hubungkan masalah otonomi dengan soal suku dan dengan demikian hendak menjeret dan menghantjurkan persatuan nasional kedjurang pertentangan suku.

Itulah hakekat tudjuan djarum subversief asing ditanah-air kita.

Menghubung-hubungkan masalah otonomi dengan kesukuan dengan maksud menimbulkan sentimen suku sekurang-kurangnja adalah suatu penjelewengan jang wadjib ditentang.

——————

520/B (21).
321