Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/300

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

gambar. Kemerosotan moraal, Pergaulan bebas jang melewati batas, pakaian-pakaian jang tak pantas bagi pandangan katja-mata timur, kesemuanja ini adalah pengaruh film, buku dan gambar. Termasuk buku adalah seluruh penerbitan seperti harian, madjalah dan lain lainnja .

2. Agar Kementerian Penerangan berusaha untuk mempergiat dan memupuk kesenian daerah, dan mengadakan pertukaran kesenian antar daerah.

Argumentasi :

Didaerah-daerah dimana kesenian daerah masih berurat berakar sukar sekali bagi kesenian asing untuk memasukinja. Tarian-tarian Djawa, Tarian Bali, Tarian serampang 12 dan lain-lainnja dapat dinikmati dan dapat meresap pada seluruh bangsa dengan mengadakan pertukaran kesenian.

Dalam seni Lagu orang-orang di Djawa sekarang dapat menikmati gamelan degung, orkes gumarang (lagu-lagu minangkabau), demikian djuga orkes suling dari Sangihe, dan lain-lainnja.

Dalam pertukaran kesenian antar daerah dengan tjepat atau lambat akan tertjipta kesenian Nasional jang akan merupakan kesenian jang tjotjok dengan daerah manapun, diseluruh Indonesia.

3. Agar Kementerian Penerangan berusaha kearah pemupukan dan pembentukan „Lembaga Adat” disetiap daerah.

Argumentasi :

Dengan adanja Lembaga Adat dapat diharapkan suatu hasil dari penjelidikan-penjelidikan jang bersifat ilmiah mengenai usaha pemerintah kearah pengembalian kepada kepribadian bangsa Indonesia, sesuai dengan pasal 32 U.U.D. 45 pemerintah memadjukan kebudajaan nasional Indonesia.

4. Agar Kementerian Penerangan menjarankan kepada Pemerintah untuk mendirikan Gedung-gedung kesenian, ditiap kota dan pemeliharaan gedung-gedung jang sudah ada.

Argumentasi :

Dengan adanja Gedung kesenian ditiap-tiap daerah/tiap-tiap kota jang merupakan tempat bagi tunas-tunas kita untuk melatih dan

286