Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/227

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi
alaman-pengalaman jang satu : Eine Nation ist eine aus Schieksalgemeinschaft erwachsene Charaktergemeinschaft. Djadi menurut Otto Bauer, natie adalah satu persekutuan karakter jang lahir dari kedjadian-kedjadian jang dirasakan bersama
  1. Gevoels-of Wilstheorie (Teori perasaan atau kehendak). Ernest Renan lah jang mulai mengupas teori ini didalam pidatonja pada tahun 1882 di Universitas Sarbonne (Paris): ”Qu'es se qu'une nation” (Apakah bangsa itu). Ernest Renan mengatakan:
    1. Bangsa ialah djiwa, suatu azas rohani, atau kesimpulan pembelaannja itu, ialah :
    2. Bangsa itu ialah suatu solidariteit besar, jang terbentuk karena adanja keinsafan, bahwa orang telah berkorban banjak, dan bersedia akan memberikan korban lagi (kehendak akan hidup bersama : „le désir d' être ensemble”. Menurut Renan: Memang sedjarah dan keadaan negeri-negeri seperti Swis, Inggeris, Amerika dan lain-lain itu membuktikan, bahwa perbedaan-perbedaan dalam keturunan, bahasa, agama dan lain-lain tidak menghalang-halangi dalam bahasa, agama dan lain -lain tidak menghalang-halangi timbulnja satu bangsa, sedangkan sebaliknja persamaan negara (Austria, Hongaria dan lain-lain) tidak dapat menimbulkan satu bangsa. Menurut teori perasaan atau kehendak dari Renan, soal subjektif (karena terdapat dalam djiwa, rasa dan kehendak manusia semata-mata) tidak dapat diukur dan dibatasi dengan faktor-faktor objektif, sedang dasarnja, menurut Renan, terletak semata-mata dalam sedjarah bersama. Faktor-faktor agama, bahasa dan sebagainja itu paling banjak dapat dianggapnja sebagai faktor-faktor pendorong belaka, bukan unsur pembentuk (konstruktif element) bangsa. Oleh karena itu tadi maka bangsa dan rasa kebangsaan itu tidak dapat dibatasi pula setjara territorial, karena daerah itu dapat berobah-obah setjara dynamis, tidak tinggal statis, jakni menurut djalannja sedjarah bangsa-bangsa tadi jang tidak berhenti pula.

213