Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/207

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi
  1. Lambatnja tumbuhnja kebudajaan Nasional diantaranja disebabkan oleh pengaruh-pengaruh kebudajaan dari Luar, umpamanja: dengan melalui media jang modern seperti pers, radio dan film.
  2. Transmigrasi dalam praktijknja masih memerlukan activitet penerangan dalam menghindarkan pertentangan antara penduduk jang datang (pendatang ) dengan penduduk jang akan ditempati (penetap), begitu djuga masih diperlukan usaha mejakinkan rakjat-rakjat didaerah jang akan di-transmigrasikan itu atas wudjud jang baik dari Pemerintah dalam lapangan transmigrasi ini.
  3. Dalam masjarakat wanita sangat dirasa perlunja activitet untuk pembingbing dan pendorong kaum wanita sebagai satu factor dalam rangka pembangunan negara.
  4. Merosotnja kesusilaan masjarakat jang merupakan penjakit masih memerlukan tindakan dan bimbingan kearah pribadi manusia susila dan budaja.


Pendjelasan:

1. Pada alam merdeka kini, terutama setelah melampaui tingkat-tingkat perdjuangan, maka timbullah suatu gedjala agama baru, ialah dengan lahirnja aliran kepertjajaan jang bermatjam-ragam.

Umpamanja didaerah Djawa Timur dengan Budo-Djawi, Islam sedjati, di Djawa Tengah antara lain Puami (Perkumpulan Ummat Adam Makrifat Indonesia), di Djawa Barat dengan agama Pantjasila. Tendens differentie kepertjajaan adalah terasa tidak sehat. Bila ternjata bahwa ada dorongan undjuk diri belaka (distinctie drank) dari perseorangan.

Selain itu bukan mustahil, bila competitieve spirit dari golongan kepertjajaan tadi sangat gevoelig, sebab sesuatu jang dipeluk dengan tidak kesadaran mendalam, maka hanja ada emotie jang positief.

2. Dalam hal itu, nampak adanja hasjrat rakjat mengenal sesuatu atau dengan lain perkataan rakjatpun haus akan pendidikan. Sedang usaha-usaha dari fihak Pemerintah masih dirasa kurang

195