Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/206

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

dari rakjat untuk dapat mengikuti langkah-langkah jang diambil oleh Pemerintah.

V. MASIH BERKURANGNJA DINAMIKA MASJARAKAT DESA


Masjarakat Indonesia jang sebahagian besar terdiri dari masjarakat tani jang dalam kehidupannja terbagi-bagi atas persekutuan-persekutuan ketjil (Desa), njatanja dalam masa pembangunan negara sekarang ini masih belum dapat melepaskan diri dari tjara-tjara penghidupan serta berpikir statis dan untuk memutuskan berbagai-bagai ikatan jang masih ada:

  1. ikatan-ikatan feodal, beban dan ikatan lainnja mendjadikannja masjarakat desa hidup passief dan menjerah;
  2. masih belum adanja potentie ekonomi desa jang actief (baik dalam lapangan penghasilan ataupun dalam penjaluran hasil);
  3. tekanan kelebihan penduduk bagi daerah-daerah jang padat menimbulkan sempitnja lapangan penghidupan rakjat.


SOSIAL/EKONOMI:

  1. Didalam masjarakat dewasa ini ternjata ada timbulnja bermatjam-ragam aliran kepertjajaan (jang belum dapat disebut agama), hal ini menjebabkan berdjangkitnja fanatisme dalam masjarakat.
  2. a. Pendidikan sebagai penampungan hasjrat rakjat jang haus akan ilmu pengetahuan.
    b. Usaha pemberantasan buta-huruf masih memerlukan perhatian dan kesungguhan.
    c. Tingkatan dasar kedjuruan sebagai langkah kependidikan Universiter.
  3. Akibat-akibat gangguan keamanan dibeberapa daerah antara lain: mendjadikan rakjat masa bodoh, urbanisasi, pengangguran, berkurangnja produksi perkebunan ditempat-tempat tidak aman.
  4. Groeperingen dalam masjarakat sebagai akibat dari pertentangan politik.
194