Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/203

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

PENDJELASAN PERSOALAN MENGENAI PENDIDIKAN PEGAWAI STAF KEMENTERIAN PENERANGAN.
(Pendjelasan II).

POLITIK:

I. BELUM MERESAPNJA PANTJA-BAKTI KESADARAN DIDALAM HATI SANUBARI RAKJAT:

  1. Kesadaran bernegara.
  2. Kesadaran berbangsa.
  3. Kesadaran berpemerintah.
  4. Kesadaran berpolitik.
  5. Kesadaran berorganisasi.


1. Kesadaran bernegara.

Kurang meresap ini, dapat dibuktikan dengan adanja;

Gedjala-gedjala separatisme, dengan timbulnja:

  1. partai aristocratie di Solo;
  2. perasaan kedaerahan (provincialisme);
  3. timbulnja perasaan rasa didjadjah oleh bangsa sendiri jang hal ini dapat terlihat dibeberapa daerah di luar Djawa (dengan sebutan „ pendjadjahan bangsa Djawa”, jang merupakan suatu verschijnsel kearah rusaknja kesatuan bangsa dan negara.
  4. belum adanja animo dari Rakjat menjambut rentjana wadjib bela umum dari negara.


2. Kesadaran berbangsa.

Hal ini dapat langsung dirasakan pada waktu sekarang tentang masih tebalnja rasa kesukuan bangsa sebagai akibat politik petjah belah Pemerintah Belanda, jaitu menimbulkan tidak adanja kesatuan bangsa Indonesia sebagaimana jang telah dimulai semendjak dari tahun 1928 dengan sembojan: „Satu Bangsa satu Bahasa", jang mana dalam saat kebangunan Nasional sebagai sekarang ini perasaan kesukuan bangsa tersebut tidak seharusnja ditondjolkan lagi.

Bahaja kolonialisme masih tetap mengantjam kedaulatan Negara kita, jaitu dengan masih dikuasainja wilajah Irian Barat jang oleh Belanda dinjatakan dan dipropagandakan bukan milik Bangsa Indonesia.

191