- menjelamatkan kemerdekaan didalam ombak taufan internasional.
Masjarakat Indonesia merdeka sekarang ini sebagai masjarakat suatu bangsa jang mempunjai hak hidup dan mempunjai idee jang memberi gaja kepada kehidupan itu, sudah memasuki proces usaha penjempurnaan pembangunan. Untuk mentjapai tjita-tjita itu, kesadaran tiap individu terhadap pertanggungan djawabnja sebagai anggota masjarakat, merupakan sjarat mutlak, dan kesadaran jang sempurna hanja dapat didjelmakan melalui pendidikan dan pengadjaran.
Kehidupan kerohanian jang tinggi jang berakar dalam masjarakat kita sebagai salah satu segi dari tjorak kepribadian bangsa, perlu dipelihara dengan sebaik-baiknja.
Dalam hubungan ini tidak dapat dimungkiri betapa dahsjat pengaruh perembesan kebudajaan asing dari luar, jang djuga turut memberi arah kepada djalan fikiran bangsa kita semendjak berabad-abad.
Masjarakat Indonesia jang terdiri dari berbagai suku jang menganut berbagai matjam agama dan kepertjajaan dan jang mempunjai cultural background jang berbeda-beda, merupakan suatu masjarakjat jang compare. Keseimbangan dalam alam fikiran jang hidup dalam masjarakat Indonesia, harus didjaga, sehingga djangan sampai rakjat kehilangan kepertjajaan terhadap Pemerintah dan kehilangan kepertjajaan terhadap diri sendiri. Dengan demikian aliran-aliran dan kekuatan-kekuatan jang hidup dalam masjarakat harus diberi saluran jang baik, sehingga ia tidak merusak membinasakan, dan seboleh-bolehnja bermanfaat dan berfaedah.
D. Penerangan:
Dalam usaha bangsa untuk membangunkan dan memperkuat militaire dan economisch weerbaarheid, maka mentale dan intellectuele weerbaarheid adalah merupakan factor-factor jang tidak dapat diabaikan begitu sadja dan harus mendapat perhatian setjukupnja.
Tiap-tiap bangsa mempunjai persoalannja sendiri. Pada saat kita memproklamirkan kemerdekaan, kita sudah berada dalam dunia
jang terpetjah dua, baik dalam ideologie maupun dalam propaganda. Pada waktu itu Propaganda/penerangan asing setjara „pene-
180