Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/191

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

C. Sosial:

Masjarakat Indonesia jang tumbuh sepandjang sedjarah dan revolutie kemerdekaan, mempunjai nilai tersendiri, karakter tersendiri, individualiteit tersendiri dan tjorak djiwa tersendiri. Ia akan masih terus berdjalan menurut irama dan dinamikanja untuk menemukan kembali kepribadiannja, baik economisch, politisch maupun cultureel.

Dalam sedjarah ummat manusia, nilai-nilai kemadjuan suatu bangsa dapat diukur berdasarkan pendidikan, moraal dan ethiek, serta pengaruh semuanja itu bagi manusia dan perikemanusiaan. Oleh sebab itu sungguh sangat penting diketahui constellatie lingkungan hidup kita untuk dapat menentukan apa jang harus kita sumbangkan kepada pembangunan negara dan bangsa, dan kepada perdamaian dunia. Interdependency antar negara dewasa ini mewadjibkan kita mentjiptakan keseimbangan dunia jang harmonis, dimana pada saat sekarang, bukan sadja kekuatan militair dan ekonomie, tetapi djuga tekad bulat dari sesuatu bangsa merupakan kekuatan jang harus diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain.

Dari probleem diatas kita dapat mengconstateer kenjataan-kenjataan:

  1. Belum sempurnanja djaminan sosial dalam negeri, baik dalam lapangan pendidikan, kesehatan dan lain-lain, sebagai sjarat kemadjuan rakjat.
  2. Belum tertjapai keseimbangan dunia jang harmonis.


Kenjataan jang pertama adalah suatu probleem jang tidak ketjil, probleem satu bangsa jang 80 djuta djumlahnja, probleem satu bangsa jang wilajah tanah airnja terdiri dari Sabang sampai Merauke.

Djadi dengan mengemukakan kenjataan-kenjataan jang tersebut diatas, teranglah bahwa probleem nasional kita meliputi tiga golongan:

  1. mengatasi akibat-akibat perdjuangan;
  2. memberi isi pada kemerdekaan, dan menjempurnakan kemerdekaan sesuai dengan tjita-tjita nasional;

179