Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/103

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

III. A g a m a

Dengan tidak mengurangi perhatian kepada agama-agama jang lain, maka disini lebih dahulu diadakan tindjauan terhadap agama Islam, jang sebahagian besar rakjat kita menganutnja. Dimasa pen- djadjahan agama ini dapat dikatakan tidak diperhatikan oleh Pemerintah Pendjadjahan, akan tetapi segera sesudah Kemerdekaan maka diadakan suatu Kementerian jang dichususkan untuk mengurus urusan agama-agama, dan agama Islam tentu disini mendapat perhatian jang chusus pula.

Pada umumnja sebahagian besar dari penganut agama ini masih tipis tentang pengetahuan keagamaannja.

Dasar filsafah Pantja Sila telah memberikan kesempatan untuk dapat hidupnja dan berkembangnja agama-agama. Disini tiap-tiap agama boleh hidup dan mengembangkan peladjaran agamanja masing-masing dengan harus mengindahkan agama-agama jang lainnja. Begitu pulalah ummat Islam jang telah merasa tenteram, berusaha mengembangkan agamanja serta memperdjoangkan peladjaran agamanja.

Akan tetapi pada masa achir-achir ini telah ada keinginan-keinginan dari golongan-golongan jang tertentu untuk mengganti Sila Ke-Tuhanan Jang Maha Esa dengan sila kemerdekaan beragama.

Maka dengan kedjadian demikian menimbulkan kegelisahan dikalangan ummat Islam chususnja dan agama-agama lainnja pada umumnja, dan hanja akan menimbulkan pertjektjokan antara kita dengan kita. Selain ini pengertian sila Ke-Tuhanan Jang Maha Esa pun agak kabur ditafsirkan, malah bermatjam-matjam ditafsirkan orang, sehingga njata timbul lagi bermatjam-matjam agama baru. Dapat disadari bahwa bukan tafsiran jang kabur ini sadja jang menimbulkan agama-agama baru seperti dewasa ini kita kenal dengan adanja agama Pantja Sila dan sebagainja, tetapi factor-factor lain turut menimbulkan keinginan jang keliru itu.

Dalam hal ini Panitya Penjelidik Kepertjajaan Masjarakat (PAKEM) telah melakukan kewadjibannja, namun dengan diperterang pengertian Sila Ketuhanan Jang Maha Esa dalam Pantja Sila agaknja dapat menolong mengurangkan keinginan-keinginan jang hanja mengakibatkan tjektjok belaka.
91