Lompat ke isi

Halaman:4 x parlementaria.pdf/100

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

tahun jang lalu kurang-lebih 100 murid jang hendak masuk ke S.M.P. hanja dapat diterima kurang-lebih 20 orang sadja. Ini berarti hanja 20% jang dapat ditampung untuk melandjutkan pendidikannja, sedangkan 80% mendjadi tenaga jang terpaksa mentjari-tjari sekolah-sekolah partikelir, dan dari djumlah ini paling banjak hanja 40% jang dapat diterima, jang berarti 40% lainnja terus terdjun kemasjarakat dengan pengetahuan jang sangat sederhana itu. Lebih tjelaka lagi kalau keadaan ini berlaku bagi murid-murid sekolah klas III dan IV, sedangkan sekolah-sekolah kedjuruan pun sangat kurangnja. Lebih sangat tjelaka lagi djika keadaan serupa diatas terkena pada saudara-saudara kita perempuan (gadis), tentu akan berakibat kemunduran bagi generasi kita jang akan datang. Sedang dikota-kota besar tak djarang pula terdjadi balıwa wanita-wanita jang tak terdidik baik ini sering tersesat memilih lapangan hidupnja jang tak lajak, jakni dengan mendjalankan tindakan-tindakan jang hina.

Sudah lama terdengar rentjana Undang-undang Kewadjiban Beladjar, tapi rentjana ini akan sukar dilaksanakan bila tenaga-tenaga pengadjar dan gedung-gedung sekolahnja masih kurang.

Selandjutnja bila kita teruskan tindjauan kita ini, maka soal-soal sport akan segera tampak dimata kita. Memang njatanja sport dimasa djaman pendjadjahan kurang diperhatikan dan sesudah kemerdekaanpun masih kurang mendapat perhatian sepenuhnja.

Jang terang menundjukkan adanja tingkatan kemadjuan, ialah dikota-kota, sedang didaerah-daerah jang ketjil masih kurang mendapat perhatian, dan masa belakangan ini telah ada kegiatan dari Pendidikan Masjarakat, tapi hal ini baru dalam tingkat pertumbuhan. Olah raga ini baik untuk pemuda-pemuda maupun untuk pemudi-pemudi masih perlu dipergiat adanja sampai kedesa-desa, karena dari olah raga ini bisa menimbulkan kesehatan, dan dari badan jang sehat akan lahir hasil kerdja jang lebih besar. Dengan adanja hasil kerdja jang lebih besar ini berarti memperbesar produksi. Maka dengan demikian kehidupan masjarakat itu mendjadi lebih baik bukan sadja dikota-kota tetapi djuga sampai kedesa-desa.
88