Lompat ke isi

Halaman:20 tahun Indonesia merdeka.djvu/915

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Dengan menggiatkan dan memperkembangkan keradjinan dan kebudajaan industri rakjat, berarti pula memperkuat ketahanan revolusi untuk mengganjang feodalisme, kolonialisme dan neo-kolonialisme dan meratakan djalan menudju Sosialisme Indonesia, mengemban Amanat Penderitaan Rakjat.

B. KERADJINAN DAN KEBUDAJAAN INDUSTRI RAKJAT.

1. Keradjinan dan Kebudajaan Industri Rakjat dihubungkan dengan Industrialisasi.

Kegiatan dibidang keradjinan dan kebudajaan industri rakjat sangat penting artinja untuk mempertjepat usaha kearah industrialisasi.

Ditempat atau didaerah dimana keradjinan dan kebudajaan industri sudah berkembang, maka industrialisasi akan lebih lantjar dan lebih terdjamin akan suksesnja. Pendirian pabrik-pabrik menengah dan dasar didaerah atau tempat dimana telah dipergiat keradjinan dan kebudajaan rakjatnja hanja merupakan peningkatan taraf teknis dan ekonomis ataupun merupakan bantuan bagi pertumbuhan keradjinan dan kebudajaan industri rakjat jang ada disekitarnja. Lagi pula banjak segi, umpamanja motif, design dan lain-lain jang dapat diwariskan oleh keradjinan dan kebudajaan industri rakjat.

2. Keradjinan dan Kebudajaan Industri Rakjat dihubungkan dengan Seni.

Seni, baik jang berupa seni halus (fine art) maupun seni terpakai atau seni karya (applied art) pada umumnja dan chususnja di Indonesia sangat erat hubungannja dengan keradjinan dan kebudajaan industri rakjat. Bahkan dapat dikatakan seni dan keradjinan sedjak purbakala merupakan dwi-tunggal jang tidak dapat dipisah-pisahkan, karena sama kepentingan, kedudukan dan keadaannja.

Bila kedua-duanja, baik seni maupun keradjinan ingin madju sebaik-baiknja, maka merupakan keharusan jang mutlak adanja kerdjasama, kesatuan djiwa, kesatuan nada dan kesatuan tindakan antara seni dan keradjinan.

Hal ini penting sekali guna mewudjudkan kreasi-kreasi baru untuk memenuhi “rising demand” dari masjarakat, baik di Indonesia sendiri maupun diluar negeri. Dalam hal ini perlu sekali adanja sinkronisasi dan integrasi dalam usaha kearah upgrading dan dinamisering para hasta-karyawan (usahawan keradjinan) dan para seniman.

889