Lompat ke isi

Halaman:20 tahun Indonesia merdeka.djvu/885

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

pembuatan Sun-Creakers ini. Hal ini membawa suatu kemadjuan dalam bidang teknik produksi maupun dalam scope pemakaian bahan aluminium. Diharapkan dengan berhasilnja projek aluminium di Sumatra Utara, akan menambah kemadjuan industri aluminium di Indonesia.

d. Industri alat-alat pertanian.

Sudah sedjak nenek mojang kita, kemudian pada zaman pendjadjahan Belanda, alat-alat pertanian sebagian besar dibuat di Indonesia oleh pandai-pandai besi kita. Setelah Indonesia merdeka kemadjuan-kemadjuan ditudjukan untuk meninggikan mutu daripada hasil produksi lokal.

Induk-induk perusahaan logam jang didirikan pada tahun 1950 mempunjai tudjuan untuk memberikan tjontoh kepada masjarakat tentang tjara-tjara pembuatan alat-alat pertanian jang lebih baik, dengan kwalitas jang lebih baik pula. Induk-induk perusahaan logam jang sekarang telah ditetapkan sebagai unit-unit Perusahaan Negara dalam prakteknja sekarang tidak lagi sebagai induk pentjontohan akan tetapi merupakan usaha industri jang harus, jang bersifat komersiil dengan demikian sudah berobah dengan maksud-maksud semula. Unit-unit industri logam ini jang tergabung dalam P.N.P.R. Wijasa Yasa adalah sebagai berikut:

  1. I.P. Logam Sokaradja.
  2. I.P. Logam Besi Tjor Batur.
  3. I.P. Pandai Besi Bareng.
  4. I.P. Besi Lombok.
  5. I.P. Logam Pasuruan.

Dalam rangka berdiri diatas kaki sendiri alat-alat pertanian sangat diperlukan sekali.

Dalam tahun 1950 sampai tahun 1964 banjak tertjatat kemadjuan-kemadjuannja. Perusahaan pandai Besi Tjisaat-Bogor tidak hanja membuat alat-alat pertanian, akan tetapi djuga alat-alat sendjata tadjam untuk kepentingan Angkatan Bersenjata. Produksi jang terpenting dalam rangka swasembada sandang pangan ialah patjul.

Kebutuhan patjul berbagai djenis dan kwalitas seluruhnja ditaksir 3 djuta buah setiap tahunnja.

Kebutuhan ini sudah dapat dipenuhi oleh industri-industri dan pandai-pandai besi jang ada sekarang. Diantara sekian

859