Segala kegiatan ini mempunjai segi-segi ekonomis jang terdjalin erat sekali dengan perkembangan sesuatu daerah dan kesemuanja termasuk tugas dan wewenang Direktorat Geologi.
Usaha-usaha jang dilakukan oleh Direktorat Geologi sesudah tahun 1959 memperlihatkan kemadjuan jang pesat. Hal ini disebabkan pertambahan tenaga ahli Bangsa Indonesia telah mulai memberikan kemantapan jang njata pada organisasi Direktorat (jang pada masa itu masih berstatus djawatan), dan sedjak permulaan tahun 1960 semua pimpinan bagian dalam Direktorat telah sepenuhnja berada dalam tangan tenaga-tenaga ahli Indonesia. Dalam pada itu djuga dapat dilaksanakan dua buah ekspedisi gabungan untuk pemetaan geologi, penjelidikan vulkanologi dan palaentologi didaerah Flores (1960) dan penjelidikan bidji besi didaerah Gunung Tanalang, Kalimantan (1960).
Dari pelaksanaan penjelidikan-penjelidikan besar ini dapat dibuktikan bahwa Direktorat Geologi pada achir masa perkembangan 1950-1960 telah mulai mentjapai tingkat pertumbuhan jang dapat disebut ,,dewasa”, dan telah siap untuk menampung pekerdjaan jang lebih besar lagi dikemudian hari.
Meningkatnja kegiatan-kegiatan geologi sadja tahun 1961 terutama sekali tampak djelas pada bidang-bidang eksplorasi bahan gakian dan bidang penjelidikan geologi teknik. Kegiatan-kegiatan eksplorasi selain dilaksanakan untuk pembukaan projek baru, banjak pula jang harus dilakukan dalam hubungannja dengan rentjana rehabilitas ataupun perluasan tambang-tambang jang telah ada.
Adapun penjelidikan-penjelidikan geologi teknik pada umumnja meupakan penjelidikan-penjelidikan pendahuluan dalam angka pembangunan berbagai projek teknik sipil seperti pelabuhan-pelabuhan, pabrik-pabrik, bendungan-bendungan air dan sebagainja.
Eksplorasi bahan galian.
Kegiatan eksplorasi boleh dikatakan hampir meliputi segala djenis bahan galian jang ada di Indonesia. Diantaranja jang terpenting untuk dikemukakan disini adalah: penjelidikan batubara didaerah Ombilin, Sumatera Tengah (1962-1963): penjelidikan batukara didaerah Bukit Asam (Sumatera Selatan) (1961-1964) : penjelidikan bidji besi pasir titanomagnetit dipantai Tjilatjap, Djawa Tengah (1961-962): penjelidikan bidji limonit-goethit didaerah Tjipurut, Banten (1962): penjelidikan{rvh|450}}