Lompat ke isi

Halaman:20 tahun Indonesia merdeka.djvu/428

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Djawatan Pertambangan di Jogjakarta merupakan Tjabang Djawatan Pertambangan jang berada dalam likwidasi.

Kegiatan dilapangan dalam djangka waktu ini meliputi ekspedisi ke Pulau Sumba (1949 — 1950), untuk pemetjahan soal-soal kekurangan akan air, penjelidikan-penjelidikan geologi, teknik, terutama di Djawa Barat mengenai tanah longsor, pengamatan vulkanologi terutama di Gunung Kelud jang meletus pada achir Agustus 1951.

  1. PERIODE SURVIVAL DAN PERIODE CHALLENCE & RESPONSE TERHADAP DEMOKRASI TERPIMPIN (1950 — 1959).
  1. Organisasi bidang perindustrian dasar.

Perkembangan organisasi bidang perindustrian dasar pada periode 1950-1959 merupakan proses jang terus-menerus mentjari penjempurnaan dan penjesuaian dengan tuntutan zaman dan revolusi.

Selama masa ini perkembangan organisasi dapat dibagi dalam dua bagian:

  1. Bagian jang mengenai pemeliharaan industri jang sudah ada (existing industries).
  2. Bagian jang meliputi projek-projek industri dan pembangunannja.

Adapun bahan-bahan jang mengenai pemeliharaan indusri-industri jang sudah ada, terutama berkisar sekitar pembagian djatah devisa untuk Mena bahan-bahan baku/penolong dan spareparts.

Aparatur pemerintah jang berbias mengadakan pengamatan dan pengawasan terhadap industri/ftambang pemerintah jang ada, terdiri atas Biro Urusan Industri (Bupin) dan Biro Urusan Tambang Negara (Buptan) jang kedua-duanja termasuk dalam lingkungan Kementerian Perindustrian.

Badan jang mengenai projek-projek industri dan pembangunannja berkisar sekitar projek-projek baru dan projek-projek perluasan projek industri jang dikerdjakan oleh pemerintah dan jang dilaksanakan oleh fihak swasta.

Selama masa 10 tahun ini kebidjaksanaan pemerintah terutama dititik beratkan kepada usaha-usaha organisasi dan kegiatan swasta, sedangkan projek-projek jang langsung dilaksanakan oleh pemerintah djumlahnja sangat terbatas.

414