digambarkan. diatas serta memperdjoangkan dasar-dasar jang telah diletakkan oleh Pemerintah R.I. dalam penetapan politik ekspor/impor dan harga.
Demikianlah dalam garis besarnja gambaran keadaan Kementerian Kemakmuran dalam periode tahun. 1945 — 1950, ditambah dengan periode R.I. — R.LS. dalam tahun 1956.
Dibawah ini setjara singkat beberapa keterangan mengenai bidang perindustrian dan pertambangan pada umumnja.
- Pengchususan mengenai bidang pemerintah dan pertambangan.
Lapangan perindustrian dan pertambangan, sekarang ini telah mendjadi kompetensi terbatas pada Departemen Perdatam, karena departemen-departemen lain, jang tadinja merupakan petjahan daripada Kementerian Kemakmuran telah pula mempunjai stafnja masing-masing jang akan melakukan tugasnja sendiri. Untuk itu kita menindjau struktur, aparat, policy dan hasil-hasil jang telah ditjapai oleh aparat-aparat jang bersangkutan, ialah:
- Djawatan Perindustrian dan Keradjinan, dan
- Djawatan Tambang dan Geologi.
ad. a. Djawatan Perindustrian dan Keradjinan (1945-1947, 1947-1949 dan 1949-1950).
Titik berat daripada usaha dibidang perindustrian dan keradjinan pada ketika itu baru hanja meliputi bidang-bidang: industri, industri ketjil dan beberapa djenis industri menengah (menurut ukuran-ukuran kita pada ketika itu) serta keradjinan rakjat.
Kekurangan keahlian dan djumlah personil, kekurangan peralatan, kekurangan keterangan-keterangan (data), pendek kata kekurangan dalam segala-galanja memaksa kita bekerdja serba ketjil-ketjilan (op kleine-schaal).
Keadaan demikian terlihat, baik didalam struktur organisasi, policy maupun tjara kerdja daripada Djawatan tersebut. Djawatan Perindustrian dan Keradjinan dibagi dalam bagian-bagian.
- Bagian Penjuluhan,
- Bagian Pengawasan,
408